Assalamu'alaikum Wr.Wb
- Pendahuluan
- Pengertian
Troubleshooting yaitu bentuk pemecahan masalah , sering diterapkan untuk memperbaiki produk atau proses yang gagal pada mesin atau sistem. Ini adalah pencarian logis dan sistematis untuk mendapatkan sumber masalah untuk mengatasinya, dan membuat produk atau proses operasional kembali. Pemecahan masalah diperlukan untuk mengidentifikasi gejalanya. Menentukan penyebab yang paling mungkin terjadi adalah proses eliminasi - menghilangkan potensi penyebab suatu masalah. Akhirnya, pemecahan masalah memerlukan konfirmasi bahwa solusi mengembalikan produk atau proses ke keadaan kerjanya.
- Latar belakang
- Maksud dan tujuan
- Hasil yang diharapkan
- Jangka waktu yang dibutuhkan
- proses tahapan
Pembahasannya yaitu seperti dibawah ini :
Apa itu Network Troubleshooting ? Proses mengidentifikasi, menemukan dan memperbaiki masalah jaringan. Mempertahankan dokumentasi penting saat troubleshooting. Mengumpulkan Informasi Pertanyaan individual dengan melaporkan masalah dan berbagi pengalaman dengan pengguna yang pernah terkena masalah yang sama. Mengumpulkan informasi tentang peralatan apapun yang mungkinterkena dampak.
-Memilih pendekatan troubleshooting :
Top-down
Divide-and conquer
Bottom-up
-Pendekatan bagus lainnya
Trial and Error
Substitution
-Menggunakan panca indra :
Penglihatan
Penciuman
Peraba
Pendengaran
-Menggunakan Software dan Utility :
ipconfig
ping
netstat
tracert
nslookup
-ketika mnggnti ip config yg menempel pada dhcp bisa menggunakan ip/release
kalau ip config/renew itu meminta ip yg baru
-Menggunakan perintah ping
‘Ping’ itu digunakan untuk menguji apakah host tujuan bisa tercapai.
Perintah ‘ping’ bisa diikuti dengan alamat IP atau nama host tujuan.
-RTO -masalah diconfig / perngkt/ kable mati
-uncreacable -belum sampai destination nya adanya firewall / filtering
-stack -macet
-icmp - protocol ip
-ping result tell us -2 alamat ip berhasil di ping msalahanya pada aplikasi , / dns secara staic oleh client .
tracert -melihat hop smpai di router mana
dari kabel fo itu lihat modulnya .fo "sm"
utp -100 meter jarak
LACP - MENGGaBUNGKAN PHYSICAL KABEL menjadi 1 logical kabel ,
lacp utk menambahkan bandwith
Penyebab Masalah Wireless
Tidak semua standar wireless itu kompatibel.
Setiap percakapan wireless harus terjadi pada saluran terpisah dan tidak tumpang tindih.
Kekuatan sinyal RF menurun dengan jarak.
Sinyal RF rentan terhadap gangguan dari sumber luar
AP berbagi bandwith yang tersedia di antara perangkat.
Kesalahan Otentikasi dan Asosiasi
SSID harus sesuai dengan AP dan klien.
Klien dan AP harus dikonfigurasi dengan kunci otentikasi yang sama.
Kunci enkripsi yang sama harus dikonfigurasi pada AP dan klien
Penyebab Masalah Wireless
Tidak semua standar wireless itu kompatibel.
Setiap percakapan wireless harus terjadi pada saluran terpisah dan tidak tumpang tindih.
Kekuatan sinyal RF menurun dengan jarak.
Sinyal RF rentan terhadap gangguan dari sumber luar
AP berbagi bandwith yang tersedia di antara perangkat.
Kesalahan Otentikasi dan Asosiasi
SSID harus sesuai dengan AP dan klien.
Klien dan AP harus dikonfigurasi dengan kunci otentikasi yang sama.
Kunci enkripsi yang sama harus dikonfigurasi pada AP dan klien
default gateway -ip untuk host/client
Network engineer > ngecek bagian jaringa
it support >ngecek bagian aplikasi
hasil dari diskusi vendor2 lain itu dicatat saran/kritik ini yang disebut meja pendukung .
- Kesimpulan
- Referensi
training cisco chapter 9
Reviewed by satriyo
on
February 06, 2018
Rating:
Reviewed by satriyo
on
February 06, 2018
Rating:



No comments: